Home » , , » 7 Tanda Tahi Lalat Bisa Jadi Gejala Kanker Kulit

7 Tanda Tahi Lalat Bisa Jadi Gejala Kanker Kulit

Written By Fajar Rahmana on Tuesday, April 09, 2013 | Tuesday, April 09, 2013



Ada beberapa tanda gejala kanker kulit yang bisa Anda deteksi sendiri. Kanker kulit merupakan penyakit yang menakutkan sebagian orang, karena langsung berkaitan dengan penampilan luar. Mencegah kanker sejak dini dan mendeteksi gejala penyakit ini sejak awal perkembangan mampu mempercepat pengobatan dan penyembuhan.

Ada beberapa tanda gejala kanker kulit yang bisa dideteksi sendiri, seperti yang dimuat dalam Genius Beauty.

1) Tahi lalat yang asimetris
Tahi lalat harus memiliki bentuk yang teratur. Setiap perubahan yang menimbulkan perubahan pada ukuran dan bentuk tahi lalat harus menjadi perhatian. Periksakan perubahan tersebut ke dokter kulit.

2) Tepi tahi lalat
Bagian tepi tahi lalat harus berbentuk halus dan tidak berubah selama bertahun-tahun. Luka, bengkak, atau tepian yang membesar adalah pertanda Anda perlu memperhatikan kesehatan kulit.

3) Warna tahi lalat
Warna tahi lalat harus tetap dan tidak berubah. Orang dengan rambut berwarna cerah seharusnya memiliki warna tahi lalat yang lebih cerah, dan tahi lalat warna lebih gelap bagi yang berkulit gelap. Perubahan warna tahi lalat kemerah-merahan sebaiknya menjadi perhatian.

4) Ukuran
Semakin besar diameter tahi lalat, semakin tinggi risiko terkena kanker kulit. Apalagi jika ada tahi lalat yang tumbuh di atas enam milimeter. Perubahan demikian adalah peringatan serius.

5) Tahi lalat baru
Jika tubuh Anda terlalu sering terdapat tahi lalat baru, saatnya segera berkonsultasi dengan dokter.

6) Gatal-gatal
Tahi lalat yang terasa gatal adalah pertanda buruk. Selain gatal, tahi lalat yang membesar, bersisik atau berdarah bisa menjadi gejala-gejala terjadinya kanker kulit. Periksakan ke dokter kulit segera.

7) Risiko bawaan
Orang dengan kulit sangat pucat lebih berisiko terkena kanker kulit dibandingkan orang dengan kulit berwarna. Waspadai bila ada anggota keluarga yang terkena karsinoma, karena risiko terkena kanker kulit lebih besar.


Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Flag Counter
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Gudang Ilmu - All Rights Reserved




Template Created by Creating Website Edited by Fajar Fuzhu
Proudly powered by Blogger